SAMPAIKAN LAPORAN DIVISI SDMO,BAWASLU BATENG SIAP BERBENAH
|
BAWASLU-BATENG- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah, Marhaendra Yuliansyah, secara resmi menyampaikan laporan mengenai Sumber Daya Manusia (SDM), Organisasi, dan Program Pendidikan dan Pelatihan (diklat) kepada Bawaslu Republik Indonesia (RI), Rabu (05/02/2025). Laporan ini mencakup berbagai pencapaian dan evaluasi terhadap pengelolaan SDM dalam rangka mendukung tugas pengawasan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 di tingkat kabupaten selama tahun 2024.
Laporan pelaksanaan tugas Divisi SDMO tersebut diterima langsung oleh Retno Palupi sebagai koordinator Bagian Fasilitas Rekrutmen SDM Pengawas Pemilu. Retno menyampaikan bahwa laporan akhir merupakan bagian penting dari hasil pengawasan.
"Laporan Akhir penting dilakukan sehingga penting untuk mengarsipkan laporan akhir tersebut agar menjadi panduan dan evaluasi tertulis dalam kegiatan pengawasan ke depan," terang Retno.
Dalam laporan yang disampaikan, Marhaendra Yuliansyah memaparkan tentang perkembangan kinerja SDM Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, termasuk peningkatan kapasitas dan kompetensi para anggota dan staf dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu maupun pemilihan Tahun 2024. Selain itu, laporan tersebut juga membahas tentang upaya penguatan struktur organisasi serta efektivitas program diklat yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pengawasan yang dilakukan.
"Melalui laporan ini, kami ingin memberikan gambaran jelas tentang sejauh mana Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah telah mengembangkan dan memanfaatkan potensi SDM-nya. Peningkatan kapasitas pengawasan menjadi salah satu prioritas kami agar dapat memastikan bahwa pemilu dilaksanakan dengan transparan dan adil," ujar Marhaendra Yuliansyah
Dalam pengantaran laporan ini, juga dilakukan sesi diskusi bersama Koordinator Bagian Fasilitas Rekrutmen SDM Pengawas Pemilu dan Pemilihan dengan perwakilan dari Bawaslu RI untuk membahas setiap laporan yang disampaikan. Pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk mendalami lebih lanjut permasalahan yang ada, baik yang bersifat teknis maupun administratif, yang mungkin mempengaruhi kualitas dan efisiensi pekerjaan, juga diskusi mengenai solusi atau langkah-langkah perbaikan yang perlu diambil untuk mengatasi kendala yang dihadapi. Selain itu, dilakukan evaluasi mengenai implementasi kebijakan serta proses koordinasi antara Bawaslu dan masing-masing divisi yang bersangkutan, dengan tujuan untuk meningkatkan komunikasi dan kerjasama yang lebih baik di masa depan.