Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU BANGKA TENGAH PERKUAT STRATEGI KONSOLIDASI DEMOKRASI DI MASA NON TAHAPAN

Rapat Penyamaan Persepsi dan Strategi Pelaksanaan Tugas Konsolidasi Demokrasi 2026

Tangkapan layar Rapat Penyamaan Persepsi dan Strategi Pelaksanaan Tugas Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilu di Masa Non Tahapan yang digelar pada Jumat (20/02/2026).

BAWASLUBATENG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mengikuti kegiatan Rapat Penyamaan Persepsi dan Strategi Pelaksanaan Tugas Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilu di Masa Non Tahapan yang digelar pada Jumat (20/02/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Rapat ini merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan yang diinisiasi oleh Bawaslu RI dalam rangka memperkuat peran pengawasan demokrasi meskipun tahapan Pemilu sedang tidak berlangsung. Melalui kegiatan tersebut, jajaran Bawaslu diberikan pemahaman yang sama terkait strategi pelaksanaan tugas konsolidasi demokrasi, termasuk langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh Bawaslu di daerah dalam menjaga kualitas demokrasi di masa non tahapan.

Anggota Bawaslu Bateng, Muhammad Tamimi mengatakan bahwa kegiatan ini penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat strategi pengawasan demokrasi oleh jajaran Bawaslu di seluruh tingkatan. Menurutnya, meskipun tahapan Pemilu telah selesai, peran Bawaslu tetap diperlukan dalam menjaga nilai-nilai demokrasi agar tetap berjalan dengan baik di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini sangat penting bagi kami untuk memperkuat pemahaman terkait peran Bawaslu di masa non tahapan. Pengawasan demokrasi tidak hanya dilakukan saat tahapan Pemilu berlangsung, tetapi juga dalam menjaga ekosistem demokrasi agar tetap sehat,” ujar Tamimi.

Ia menambahkan bahwa Bawaslu Bangka Tengah berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pengawasan serta memperkuat konsolidasi demokrasi di daerah melalui berbagai kegiatan edukasi dan penguatan partisipasi masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami semakin memahami strategi yang dapat dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan konsolidasi demokrasi di daerah, sehingga penyelenggaraan Pemilu ke depan dapat berjalan lebih baik dan berkualitas,” pungkasnya.

Penulis dan Foto: Riduwan 

Editor: Dedy Gustyanto