Lompat ke isi utama

Berita

PERKUAT PENCAPAIAN TARGET, BAWASLU BANGKA TENGAH LAKSANAKAN MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM

Rapat Monev Program 2026

Sambutan Ketua Bawaslu Babel, EM Osykar dalam Rapat Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Pelaksanaan Program Bawaslu Bateng pada Rabu (09/09/2026).

BAWASLU_BATENG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melaksanakan Rapat Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Pelaksanaan Program Bawaslu Bateng pada Rabu (09/09/2026) di Ruang Rapat Bawaslu Bateng. Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola pelaksanaan program dan kegiatan Bawaslu Bateng, sekaligus memastikan setiap program berjalan sesuai dengan target dan sasaran yang telah ditetapkan.

Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), EM Osykar menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi terhadap program yang dimiliki Bawaslu Bateng sangat perlu dilakukan untuk menilai pelaksanaan kegiatan agar target dan sasaran program dapat tercapai.

Ia menekankan bahwa efisiensi anggaran yang sedang berlangsung tidak boleh menjadi penghambat bagi Bawaslu dalam melaksanakan tugas pengawasan, khususnya pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan pengawasan pemutakhiran data partai politik.

“Dalam masa efisiensi sekarang tentu tidak menjadi penghambat kita untuk melakukan pengawasan PDPB dan pengawasan pemutakhiran partai politik,” tegasnya.

Menurut EM Osykar, pelaksanaan monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan program pengawasan tetap berjalan secara efektif, meskipun terdapat penyesuaian dalam pengelolaan anggaran.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Babel, Dini Yamashita menyampaikan bahwa secara teknis realisasi program Bawaslu Bateng yang telah mencapai 80% merupakan capaian yang baik hingga saat ini.

“Secara teknis kalau realisasinya sudah masuk 80% berarti sudah bagus,” ujar Dini.

Lebih lanjut, Dini menekankan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan harus memiliki hasil atau dampak yang jelas. Menurutnya, pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada keluaran kegiatan (output), tetapi juga harus memperhatikan hasil yang ingin dicapai (outcome).

“Kegiatan yang dilakukan harus ada outcomenya bukan hanya sekedar output saja,” tegas Dini.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bateng, Marhaendra Yuliansyah menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan langkah penting dalam memastikan seluruh program dan kegiatan Bawaslu Bateng terlaksana sesuai dengan perencanaan serta memberikan hasil yang nyata bagi pengawasan pemilu.

Marhaendra menegaskan bahwa setiap jajaran perlu memiliki komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Hal ini dilakukan agar kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya memenuhi target administrasi, tetapi juga memberikan manfaat dan mendukung pencapaian tujuan pengawasan.

“Monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian penting bagi kami untuk memastikan seluruh program Bawaslu Bateng berjalan sesuai dengan target dan sasaran yang telah ditetapkan. Kami akan terus melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan kegiatan agar setiap program tidak hanya menghasilkan output, tetapi juga memberikan outcome yang mendukung efektivitas pengawasan,” ujar Marhaendra.

Penulis: Riduwan

Foto: Suaidah

Editor: Dedy Gustyanto