Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu

PROFIL

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten/Kota lahir setelah adanya Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017. Keberadaan undang-undang inipun melahirkan kewenangan baru yang sangat besar bagi Lembaga Pengawas Pemilu, karena Bawaslu Kabupaten/Kota tidak hanya sebagai pengawas, sekaligus sebagai eksekutor atau hakim dalam memutuskan suatu perkara sengketa atau pelanggaran administrasi. Dengan adanya lembaga baru dan kewenangan baru inipun, tentunya peran dan eksistensi strategisnya Lembaga Pengawas Pemilu dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia sangat ditunggu oleh banyak pihak. Apalagi dalam menjalankan fungsinya, Bawaslu Kabupaten/Kota berkewajiban untuk menindaklanjuti setiap temuan atau laporan.

Secara umum, pengawasan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Bangka Tengah mulai dari tahapan perencanaan di tahun 2017 hingga tahapan penetapan calon terpilih di tahun 2019, berlangsung kondusif, aman, dan tertib. Hal ini tentunya berkat dukungan dan sinergitas dari seluruh stakeholder dan Pemerintah Daerah dalam menciptakan Pemilu Tahun 2019 yang berasaskan LUBER dan JURDIL. Kendala dan kekurangan yang terjadi tentu pasti ada. Akan tetapi, segala kendala dan kekurangan tersebut tidak membuat menurunnya kualitas demokrasi di Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019, Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah mengawali kiprahnya dengan masih berstatus sebagai lembaga ad-hoc di tahun 2017, yaitu Panwaslu Kabupaten Bangka Tengah. Tahun 2018 merupakan tahun transisi sekaligus bersejarah bagi seluruh Panwaslu Kabupaten/Kota di Indonesia, tak terkecuali bagi Panwaslu Kabupaten Bangka Tengah. Karena di tahun 2018 ini status keanggotaan Panwaslu Kabupaten Bangka Tengah tepatnya pada tanggal 15 Agustus 2018 berubah dari semula berstatus sebagai panitia ad hoc menjadi permanen atau tetap sebagaimana diamanahkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Seiring dengan itu, kelembagaan pun berganti nama menjadi Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah. Kendati demikian, status permanennya kelembagaan ini masih belum seutuhnya. Sebab, status permanen baru sebatas untuk unsur pimpinan. Sedangkan untuk unsur Sekretariat sepanjang tahun 2018 hingga saat ini masih tetap berstatus adhoc, karena belum adanya dasar hukum maupun Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia yang mengatur pembentukan Sekretariat yang permanen.

Walaupun terjadi perubahan status kelembagaan, unsur pimpinan Panwaslu Kabupaten Bangka Tengah dan Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah masih tetap sama dan tidak ada perubahan, yakni masih tetap dijabat oleh Robianto, SE., Muhamad Utoyo, SH., dan Wahyu Tri Buwono, SS. Ketiganya masih tetap terpilih sebagai Pimpinan Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah setelah melalui proses seleksi dalam proses rekrutmen Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah | Newsphere by AF themes.